Home / Ero Tour Nomine Biro Perjalanan Wisata Terbaik

Ero Tour Nomine Biro Perjalanan Wisata Terbaik

Berita dan Artikel - Berita

21 Aug 2016

342 kali

Arsip - disadur dari :  .harianhaluan.com (30/8/2016)

Ero Tour, biro perjalanan wisata di Padang, menjadi salah satu nomine (yang dicalonkan) Kompetisi Pariwisata Halal Nasional (KPHN) 2016 bidang biro perjalanan wisata halal terbaik. Pada kompetisi itu, Ero Tour bersaing dengan biro perjalanan dari Semarang, Jakarta Selatan, Bandung, Makasar, dan Depok.

Pemilik Ero Tour, Ian Hanafiah mengutarakan, ia tak menyangka perusahaannya menjadi nomine tersebut. Ia bangga dan bersyukur atas hal itu.

Karena Ero Toru menjadi nomine wisata halal, kata Ian, ia harus berusaha menjadi yang terbaik. Me­lalui kompetisi itu, ia berharap destinasi Su­matera Barat (Sumbar) menjadi lebih terkenal lagi.

Sebelumnya, tujuh destinasi  Sumbar masuk dalam KPHN 2016. Bagi Ian, banyaknya Sumbar masuk ke dalam nomine, merupakan prestasi bagi Pemerintah Provinsi Sumbar, khususnya Dinas Pariwisata Sumbar.

Ian mengatakan, sejak berdiri tahun 1998, Ero Tour baru kali pertama mendapatkan nomine ini. Pi­haknya bekerja sama dengan Dinas pariwisata Sumbar untuk mempromosikan kepada masyarakat  agar memilih daerah tujuan wisata Sumbar se­hingga Ero Tour menjadi juara pada kompetisi ter­se­but. Selain itu, Ero Tour juga menggunakan tau­tan dan menyebarkannya melalui situs di internet.

Bagi Ian, menjadi pemenang bukanlah yang penting. Yang penting baginya adalah daerah tujuan Sumbar. Jika daerah tujuan wisata Sumbar sudah bisa dikatakan halal, itu akan berdampak positif bagi semua kalangan masyarakat.

“Jika hanya Ero Tour saja yang menang, itu tidak ada artinya,” kata Ian di Kantor Ero Tour, Jl. Juanda No. 69, Flamboyan Baru, Padang Barat, Padang, Senin (29/8).

Mengenai wisata halal, menurut Ian, wisata halal menjadi tren wisatawan saat ini. Dalam wisata halal, yang ditampilkan bukan hanya halal dan haram dalam Islam, melainkan juga penyajian yang benar, jujur dalam bekerja, dan ramah terhadap wisatawan.

Sementara itu, perihal tujuan wisata Sumbar, harus ditonjolkan lagi karena wisatawan luar negeri lebih suka dengan alam daripada tradisi atau budaya. “Wisatawan lebih suka mencari sesuatu yang berbeda dari negaranya, misalnya wisatawan dari Arab Saudi, suka dengan gunung, laut, dan sungai di Sumbar,” tutur Ketua Asita Sumbar itu. (h/mg-rma)

 

Bagikan :